NAMA DAN MODEL TENDANGAN DALAM KARATE

Nama Tendangan (Geri) dalam Karate Lengkap dengan Gambar


Di dalam karate dikenal ada bermacam macam tendangan, berikut ini adalah nama nama tendangan tersebut lengkap dengan gambar dan nama tendangannya :



1. Tendangan Mae-Geri.


2. Tendangan Yoko Geri Kayege.


 3. Tendangan Yoko Geri Kekome.


4. Tendangan Mawashi Geri.


 

 5. Tendangan Ushiro Geri.


 6. Tendangan Ushiro Mawashi Geri.

KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA


Komponen Elektronika
Berdasarkan cara kerjanya, komponen elektronika diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu komponen pasif dan komponen aktif. Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dapat beroperasi tanpa memerlukan arus dan tegangan listrik, sedangkan komponen aktif adalah komponen elektronika yang memerlukan arus atau tegangan untuk dapat beroperasi. Dari kedua jenis komponen tersebut, berdasarkan fungsinya komponen elektronika dapat dibagi  menjadi tranducer, sensor, dan actuator.

Komponen Pasif:
  1. Resistor (tahanan)
    • Resistor tetap yang memiliki nilai tahanan (resistansi) tetap.
    • Resistor Variable  yang memiliki nilai tahanan bervariasi.
  2. Kapasitor (Condensator)
    • Kapasitor tetap yang memiliki nilai kapasitansi tetap.
    • Kapasitor Variable (Varco) yang memiliki nilai kapasitansi bervariasi.
  3. Inductor (kumparan)
  4. Trafo (Transformator)
  5. Relay
  6. Saklar (switch)
Komponen Aktif:
  1. Dioda
    • Dioda Bridge
    • Photo Dioda
    • Dioda Zener
    • Dioda Pemancar Cahaya (LED)
    • Dioda Scottky
  2. Transistor
    • Transistor Efek Medan
    • Transistor Bipolar
    • Transistor IGBT
    • Transistor Darlington
    • Photo Transistor
  3. IC (Integrated Circuit)
    • IC Analog
    • IC Digital
Sensor:
  1. LDR (Light Dependent Resistance)
  2. Solarcell
  3. NTC (Negative Temperature Coeffisient)
  4. PTC (Positive Temperature Corfficient)
  5. Ultasonic.
  6. Bimetal
Tranducer:
  1. LDR (Light Dependent Resistance) : Resistansi berubah karena pengaruh perubahan intensitas cahaya
  2. Solarcell : Tegangan dihasilkan karena cahaya.
  3. NTC (Negative Temperature Coeffisient) : Resistansi mengecil jika temperature meninggi.
  4. PTC (Positive Temperature Corfficient) : Resistansi membesar jika temperature mengecil.
  5. Microfon (Mic) : Tegangan berubah karena pengarus perubahan suara.
Actuator:
  1. Speaker
  2. LED
  3. Lampu
Setiap komponen elektronika mempunyai sifat dan karakteristik masing-masing sehingga jika disusun dalam suatu sistem yang benar dapat menghasilkan sebuah perangkat elektronik yang bermanfaat. Komponen-komponen tersebut ditulis dengan simbol internasional untuk membantu pemahaman saat menelusuri cara kerja sistem atau pada saat perancangan sebuah rangkaian elektronika melalui skema elektronika dalam bentuk gambar.

FALSAFAH KARATE

Rakka (Bunga yang berguguran)
Ia adalah konsep bela diri atau pertahanan di dalam karate. Ia bermaksud setiap teknik pertahanan itu perlu dilakukan dengan bertenaga dan mantap agar dengan menggunakan satu teknik pun sudah cukup untuk membela diri sehingga diumpamakan jika teknik itu dilakukan ke atas pokok, maka semua bunga dari pokok tersebut akan jatuh berguguran. Contohnya jika ada orang menyerang dengan menumbuk muka, si pengamal karate boleh menggunakan teknik menangkis atas. Sekiranya tangkisan atas itu cukup kuat dan mantap, ia boleh mematahkan tangan yang menumbuk itu. Dengan itu tidak perlu lagi membuat serangan susulan pun sudah cukup untuk membela diri.

Mizu No Kokoro (Minda itu seperti air)

Konsep ini bermaksud bahwa untuk tujuan bela diri, minda (pikiran) perlulah dijaga dan dilatih agar selalu tenang. Apabila minda tenang, maka mudah untuk pengamal bela diri untuk mengelak atau menangkis serangan. Minda itu seumpama air di danau. Bila bulan mengambang, kita akan dapat melihat bayangan bulan dengan terang di danau yang tenang. Sekiranya dilontar batu kecil ke danautersebut, bayangan bulan di danau itu akan kabur.

ALIRAN-ALIRAN KARATE

Ada empat aliran besar karate yang paling terkenal, yaitu terdiri dari :
  • Goju-Ryu
  • Shito-Ryu
  • Shotokan
  • Wado-Ryu
Di bawah ini daftar aliran karate secara lengkap menurut Cyber Dojo :
Budokai
Butokukan
Chito-Ryu
Cuong Nhu Karate
Doshinkan
Dotokushin Kai
Genwakai
Gohaku-Kai
Goju-Ryu (Goju-Kai)
Goju-Ryu (Kanzen)
Goju-Ryu (Okinawan)
Goju-Ryu (Meibukan)
Goju-Ryu (Unspecified)
Goju-Ryu (Yamaguchi)
Gosoku-Ryu
Go Kan Ryu
In/Yo Ryu
Isshinryu
Isshin Shorinji Ryu
Jukido Jujitsu
Kenseido
Kobudo
Koei-Kan
Kokondo
Kosho-Ryu Kenpo
KoSutemi Seikan
Koyamakan
Kyokushin
Kyokushinkai
Kyu Shin Ryu
Niharate
Motobu-Ryu
Mugen-Ryu
Mushindo Kempo
Okinawan Kempo
Okinawa-Te
Oyama Karate
Ryokukai
Ryuken
Ryukyu Kempo
Sankukai-Kenshikan
Sanzyu-Ryu
Seibukan
Seido
Seidokan
Seikido
Seikukan
Seishin-Ryu
Shindo Jinen-Ryu
Shinjimasu
Shinko-Ryu
Shito-Ryu (Itosu-Kai)
Shito-Ryu (Tanpa Spesifikasi)
Shito-Ryu (Seishinkai)
Shito-Ryu (Kofukan)
Shito-Ryu (Kuniba Ha)
Shito-Ryu (Motobu-Ha)
Shokenkai Kempo
Shorin-Ryu
Shorin-Ryu Kenshin Kan
Shorin-Ryu (Kobayashi)
Shorin-Ryu (Matsumura)
Shorin-Ryu (Matsubayashi)
Shorin-Ryu (Sukunaihayashi)
Shorin-Ryu (Shobayashi)
Shorin-Ryu (Shorin-Kan)
Shorinji Kempo
Shorinji-Ryu
Shorinji-Ryu (Sakugawa Koshiki)
Shoshin-Ryu
Shotokai
Shotokan
Shoto-Ryu
Shudokai
Shudokan
Shutokan
Shuri-ryu
Shuri-Te
Taiho-ryu
Uechi-Ryu
Wado-Kai
Wado-Ryu
Washinkai
Washin-Ryu
Yoseikan
Yoshukai
Yuishinkai
Yuishinka

ARTI KUMITA DAN KATA DALAM KARATE

Didalam ilmu beladiri Karate sendiri dikenal dengan istilah Kumite (pertarungan) dan Kata (rangkaian dari bentuk/teknik karate)
  • Kumite :
Kumite secara harfiah berarti “pertemuan tangan”. Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Dalam pemahaman Karate-do murni yang berlandaskan Zen, Kumite tidak dianggap sebagai sebuah bentuk pertarungan, namun didefiniskan sebagai bentuk latihan diantara dua orang yang saling berhadapan dalam sebuah arena, berusaha secara keras dan sportif untuk saling menunjukkan teknik terbaik mereka kepada lawannya dengan tetap tunduk pada aturan yang sangat ketat.
  • Kata:
Kata yang berarti bentuk resmi atau kembangan juga memiliki arti sebagai filsafat. Kata memainkan peranan yang penting dalam latihan karate. Setiap kata memiliki embusen (pola dan arah) dan bunkai (praktik) yang berbeda-beda tergantung dari kata yang sedang dikerjakan. Kata dalam karate memiliki makna dan arti yang berbeda. Bahkan kata juga menggambarkan sesuatu. Inilah kata sebagai filsafat. Oleh sebab itulah kata memiliki peranan yang penting sejak jaman dulu dan menjadi latihan inti dalam karate. Gichin Funakoshi mengambil kata dari perguruan Shorei dan Shorin. Shotokan memiliki 26 kata yang terus dilatih hingga kini. Ada yang populer ada pula yang tidak. Masing-masing kata mempunyai tingkat kesulitan sendiri-sendiri. Karena itu wajib bagi tiap praktisi Shotokan untuk mengulang berkali-kali bahkan ratusan kali.
Selamat Datang. Terima Kasih Sudah Berkunjung